Data Responden

DATA RESPONDEN
Nama
Umur
Jenis Kelamin
Alamat
Pendidikan Terakhir
Pekerjaan



No Pertanyaan Jawaban
SRQ1 Apakah anda sering menderita sakit kepala?
SRQ2 Apakah anda sering kehilangan nafsu makan?
SRQ3 Apakah anda tidur nyenyak?
SRQ4 Apakah anda mudah merasa takut?
SRQ5 Apakah anda merasa tegang, cemas atau khawatir?
SRQ6 Apakah tangan anda gemetar?
SRQ7 Apakah anda mengalami gangguan pencernaan?
SRQ8 Apakah anda sulit untuk berpikir jernih?
SRQ9 Apakah anda merasa tidak bahagia?
SRQ10 Apakah anda lebih sering menangis?
SRQ11 Apakah anda sulit untuk menikmati kegiatan sehari-hari?
SRQ12 Apakah anda sulit untuk mengambil keputusan?
SRQ13 Apakah pekerjaan sehari-hari anda terganggu?
SRQ14 Apakah anda merasa tidak mampu berperan dalam kehidupan ini?
SRQ15 Apakah anda kehilangan minat terhadap banyak hal?
SRQ16 Apakah anda merasa tidak berharga?
SRQ17 Apakah anda mempunyai pikiran untuk mengakhiri hidup?
SRQ18 Apakah anda merasa lelah sepanjang waktu?
SRQ19 Apakah anda merasa tidak enak di perut?
SRQ20 Apakah anda mudah Lelah?

LEMBAR KUESIONER PENELITIAN

HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN MENTAL TERHADAP PERILAKU PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN JIWA OLEH MASYARAKAT KECAMATAN BOGOR TIMUR TAHUN 2019


Bagian A

A. Data Responden
A1 Nama
A2 Umur
A3 Jenis Kelamin
A4 Pendidikan Terakhir
A5 Pekerjaan
A6 Pendapatan Keluarga per bulan


Bagian B

>
Pernyataan Kemampuan mengenali gangguan jiwa Jawaban
B1 Jika seseorang tiba-tiba menjadi gugup atau cemas dalam situasi tertentu atau saat berinteraksi dengan orang lain dan merasa takut untuk di komentari oleh orang lain. menurut Anda apakah mereka kemungkinan menderita fobia sosial atau gangguan kecemasan Sosial
B2 Jika seseorang mengalami kekhawatiran yang berlebihan dan mengalami kesulitan dalam mengendalikan kekhawatiran tersebut, maka menurut Anda apakah mereka kemungkinan menderita gangguan kecemasan
B3 Jika seseorang mengalami suasana hati yang buruk selama dua minggu atau lebih, kehilangan kebahagiaan atau ketertarikan pada kegiatan sehari-harinya dan mengalami perubahan dalam nafsu makan dan tidur, maka menurut Anda apakah mereka kemungkinan menderita gangguan depresi
B4 Menurut Anda sejauh mana seseorang yang mengalami Agoraphobia/ menghindari berbagai situasi yang mungkin menyebabkan panik, apakah kemungkinan mereka akan mengalami kecemasan dalam menemukan jalan keluar dari situasi tersebut?
B5 Menurut Anda sejauh mana gangguan Bipolar kemungkinan menyebabkan periode peningkatan suasana hati serta periode depresi secara bersama
B6 Menurut Anda sejauh mana kemungkinan bahwa Ketergantungan Obat juga akan menyebabkan seseorang mengalami toleransi fisik dan psikologis pada obat tersebut
B7 Di Indonesia, menurut anda seberapa mungkinkah wanita lebih berpeluang mengalami gangguan mental emosional
B8 Menurut anda, seberapa besar kemungkinan seseorang dapat mengendalikan emosinya dengan meningkatkan kualitas tidur
B9 Menurut Anda sejauh mana kemungkinan terapi kognitif/ terapi melatih cara berpikir dapat melawan pikiran negatif dan meningkatkan perilaku positif seseorang
B10 Para ahli tenaga kesehatan memegang prinsip untuk menjaga kerahasiaan pasien,namun ada beberapa kondisi tertentu dimana hal tersebut tidak dapat diterapkan.
B11 Menurut anda, jika ada resiko dimana pasien akan membahayakan diri sendiri atau orang lain, seberapa mungkin kondisi tersebut memperbolehkan tenaga kesehatan untuk melanggar prinsip menjaga kerahasiaan pasien
B12 Saya yakin bahwa saya mengetahui bagaimana cara mencari informasi tentang gangguan mental
B13 Saya yakin saya berani bertemu langsung dengan petugas kesehatan guna mencari informasi tentang gangguan mental
B14 Saya yakin saya mempunyai akses yang cukup untuk mencari informasi tentang gangguan mental (misal : internet, teman)
B15 Orang dengan gangguan mental dapat dengan mudah menghilangkan gangguannya jika mereka menginginkannya
B16 Gangguan mental merupakan tanda dari orang yang mempunyai kepribadian lemah
B17 Gangguan mental bukan merupakan penyakit medis yang sungguhan
B18 Orang dengan gangguan mental adalah orang yang berbahaya
B19 Akan lebih baik jika kita menghindari orang dengan penyakit mental agar tidak menderita penyakit yang sama
B20 Jika saya menderita gangguan mental saya tidak akan memberi tahu siapapun
B21 Saya percaya bahwa pengobatan terhadap gangguan mental yang diberikan oleh ahli tenaga kesehatan tidak akan efektif
B22 Seberapa bersedianya anda untuk tinggal bertetangga dengan seseorang yang mempunyai gangguan mental?
B23 Seberapa bersedianya anda untuk menghabiskan waktu bersosialisasi dengan seseorang yang mempunyai gangguan mental?
B24 Seberapa bersedianya anda untuk berteman dengan seseorang yang mempunyai gangguan mental
B25 Seberapa bersedianya anda untuk menerima seseorang yang mempunyai gangguan mental menikah dengan anggota keluarga anda


Bagian C
C. Persepsi Masyarakat Jawaban
C1 Orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa itu tidak dapat disembuhkan walaupun sudah dirawat di rumah sakit jiwa dan dinyatakan sembuh
C2 Menurut saya penderita gangguan jiwa itu lebih baik dikurung saja karena akan mengganggu orang lain
C3 Gangguan jiwa adalah penyakit yang tidak disadari dan timbul dengan sendirinya.
C4 Jika ada anggota keluarga atau orang lain disekitar saya sudah menunjukkan perilaku lain diluar kebiasaan, misalnya suka menyendiri, melamun, dan menunjukkan perilaku diluar batas kewajaran maka perlu dicurigai dan segera mendapatkan pertolongan
C5 Saya pernah mendengar jika penderita gangguan jiwa itu dapat sembuh jika lingkungan sekitar membantu dan mendukungnya
C6 Orang dengan gangguan kesehatan jiwa adalah hal yang sangat menakutkan karena dapat melakukan kekerasan kepada orang lain.
C7 Menurut saya orang dengan gangguan jiwa yang selama ini menjadi objek kekerasan baik fisik dan juga seksual
C8 Jika ada keluarga saya yang menjadi gangguan kesehatan jiwa, maka hal itu akan sangat memalukan dan hal itu dapat merusak nama baik keluarga
C9 Tekanan dari lingkungan keluarga dan masyarakat dapat memicu terjadinya gangguan jiwa
C10 Saya pernah bertemu orang dengan gangguan jiwa di jalan dengan keadaan lusuh kotor dan bau, kelihatan menjijikan sehingga membuat saya ketakutan.
C11 Menurut saya penderita gangguan jiwa adalah manusia yang haknya dilindungi.
C12 Penderita gangguan jiwa itu berbahaya
C13 Penderita gangguan jiwa sebaiknya dijauhi
C14 Menurut saya penderita gangguan jiwa sudah tidak dapat berkomunikasi lagi, jadi sebaiknya diabaikan saja keberadaannya

Bagian D

D. Pelayanan Petugas Kesehatan Jawaban
D1 Petugas kesehatan melayani anggota keluarga saya dengan ramah
D2 Petugas kesehatan melayani anggota keluarga saya dengan penuh penuh perhatian
D3 Petugas kesehatan mendengarkan dengan baik keluhan yang saya sampaikan mengenai anggota keluarga saya yang sakit
D4 Petugas kesehatan memberi penjelasan tentang penyakit dengan baik
D5 Petugas kesehatan memberi rujukan pasien dengan baik
D6 Petugas kesehatan memberikan saya kesempatan untuk bertanya

Bagian E

E. Ketersediaan pelayanan kesehatan jiwa Jawaban
E1 Apakah difasillitas kesehatan wilayah Kecamatan Bogor Timur terdapat pelayanan kesehatan jiwa atau pelayanan untuk pasien yang menderita masalah psikologis? Jika jawaban Ya lanjut ke pertanyaan selanjutnya
E2 Apakah di pelayanan tersebut terdapat pemeriksaan kesehatan jiwa atau pemeriksaan masalah psikologis?
E3 Apakah ada kegiatan penyuluhan tentang kesehatan jiwa ?
E4 Apakah ada pelayanan konsultasi mengenai masalah kesehatan jiwa oleh dokter atau psikolog?
E5 Apakah ada pelayanan kunjungan rumah untuk pasien dengan gangguan jiwa berat?
E6 Apakah ada pelayanan sistem rujukan ke RSJ/RSU?

Bagian F

F. Pemanfaatan pelayanan kesehatan jiwa
F1 Apakah anda pernah membawa anggota keluarga anda yang mengalami gangguan mental seperti sulit tidur/sering cemas/merasa tidak berharga/merasa takut/ merasa tidak bahagia, dst untuk melakukan pemeriksaan khusus?
F2 Kemana anda membawa anggota keluarga anda yang mengalami gangguan mental seperti sulit tidur/sering cemas/merasa tidak berharga/merasa takut/merasa tidak bahagia, dst untuk melakukan pemeriksaan khusus?

Jika jawaban berobat ke fasilitas kesehatan lanjut ke pertanyaan selanjutnya
F3 Apakah anda secara rutin membawa anggota keluarga anda yang mengalami gangguan mental untuk melakukan pengobatan ke fasilitas kesehatan?
F4 Dalam 3 bulan terakhir, berapa kali anda membawa anggota keluarga yang mengalami gangguan mental berkunjung ke fasilitas kesehatan?
F5 Apakah anda dan anggota keluarga yang mengalami gangguan mental pernah mengikuti sesi penyuluhan tentang kesehatan jiwa
F6 Dalam 3 bulan terakhir, berapa kali anda dan anggota keluarga yang mengalami gangguan mental mengikuti sesi penyuluhan tentang kesehatan jiwa?
F7 Apakah anda dan anggota keluarga yang mengalami gangguan mental pernah melakukan konsultasi mengenai perkembangan kondisi mental dengan dokter/psikolog?
F8 Dalam 3 bulan terakhir, berapa kali anda dan anggota keluarga yang mengalami gangguan mental melakukan konsultasi mengenai perkembangan kondisi mental dengan dokter/psikolog?