optimasi htaccess untuk cache browser


Ada beberapa cara untuk mengoptimasi website kita, supaya loading lebih cepat saat diakses oleh pengunjung. Beberapa tips optimasi bisa sobat baca, dan terapkan. Pada kesempatan kali ini akan dibahas salah satu tips cara optimasi web dengan cara menambahkan beberapa code di .htaccess.

Sebenarnya apa sih htaccess itu?

Untuk lebih mudahnya htaccess adalah file yang memuat code tertentu yang mengatur bagaimana file-file dalam direktori diakses oleh robot search engine maupun oleh pengunjung. Diantara aturan yang terdapat pada htaccess antara lain: boleh atau tidak suatu file diakses, aturan redirect, aturan format url situs, penanganan error atau error handling, dan masih banyak aturan fungsi lainnya. Mengingat pentingnya fungsi .htaccess, maka sangat dianjurkan untuk membackup terlebih dahulu sebelum melakukan perubahan. sehinga jika terjadi error yang tidak diharapkan, kita dapat mengembalikan ke kondisi semula.

Lalu apa itu cache?

Cache menurut wikipedia adalah tempat menyimpan sementara memori. Penyimpanan sementara ini bertujuan untuk kecepatan akses data, terutama pengaksesan data yang sama atau pernah diakses sebelumnya sehingga akses akan lebih cepat.

Browser seperti halnya firefox atau internet explorer atau yang lainnya, juga mempunyai kemampuan untuk menyimpan memori sementara atau disebut cache browser. Memori ini berasal dari informasi halaman web yang dibuka oleh user.  Apabila user membuka halaman web atau informasi lainnya yang pernah ia buka sebelumnya, maka akan ditampilkan lebih cepat daripada halaman web yang belum pernah dibuka.

Nah kita akan melakukan optimasi memanfaatkan browser untuk menyimpan informasi-informasi blog kita, dengan tujuan user yang pernah membuka web kita, akan mendapatkan pengalaman membuka lebih cepat. Sebenarnya, browser sendiri secara default akan menyimpan informasi web kita sebagai cache, optimasi yang akan kita lakukan yaitu meminta browser untuk menyimpan informasi apa saja dan berapa lama informasi tersebut disimpan. Caranya yaitu dengan menambahkan beberapa baris code di .htaccess.

Kode yang ditambahkan ini berfungsi untuk meminta browser menyimpan cache web kita, sehingga pada saat pengunjung membuka web kita kembali, file-file yang sama yang pernah dibuka sebelumnya akan ditampilkan dari cache browser, tidak request lagi dari server dimana file web kita disimpan. Apa saja yang bisa disimpan di cache browser? ternyata cukup beragam, antara lain berupa file image, css, js maupun file lainnya.

Tambahkan kode berikut di .htaccess sobat



ExpiresActive On
ExpiresByType image/jpg "access plus 1 year"
ExpiresByType image/jpeg "access plus 1 year"
ExpiresByType image/gif "access plus 1 year"
ExpiresByType image/png "access plus 1 year"
ExpiresByType text/css "access plus 1 month"
ExpiresByType application/pdf "access plus 1 month"
ExpiresByType text/x-javascript "access plus 1 month"
ExpiresByType application/x-shockwave-flash "access plus 1 month"
ExpiresByType image/x-icon "access plus 1 year"
ExpiresDefault "access plus 1 month"

Berikut ini penjelasan code di atas
access plus 1 year di situ artinya adalah meminta browser untuk menyimpan cache file selama 1 tahun. Jadi ExpiresByType image/jpg "access plus 1 year" berarti meminta browser untuk menyimpan file jpg selama 1 tahun. Tergantung kebutuhan sobat dan seberapa sering sobat mengubah file di web sobat, bisa 1 bulan (1 month), satu minggu, atau terserah. Saya sendiri sangat jarang merubah file (misalnya mengganti image jpg dalam sebuah posting di blog saya) dengan file yang baru. untuk itu saya membuat cache 1 tahun.

Nah itulah salah satu tips optimasi web yang bisa kita lakukan, terapkan juga cara optimasi lainnya sehingga menghasilkan loading blog semakin cepat.



jasa edit template blogspot, modifikasi web dan blog